Turis Asal Prancis Mathias: Event Pacu Jalur Kuansing Luar Biasa Mendunia!!

Kuansing, (HTC) — Festival Pacu Jalur Tradisional di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, tidak hanya memikat hati Wisatawan Lokal dan Domestik. Wisatawan Mancanegara pun berdatangan ke Bumi Kuansing ini.

Salah seorang Turis asal Perancis bernama, Martias, langsung terpesona karena pertama kali memasuki Tepian Narosa yang menyuguhkan keunikan Budaya dan keragaman Pernak Pernik khas Kuantan Singingi.

Pada saat pembukaan Pacu Jalur yang dibuka dengan Tarian Melayu, sang Bule ini bersorak sorai kegirangan.

“Ini adalah pengalaman paling berkesan dalam hidup saya, biarlah acara lain saya pending dahulu asal bisa melihat pergelaran Festival Pacu Jalur selama 5 hari ini,” ujarnya kepada para awak Media. Jumat, (22/08/2025).

Sorak Sorai meriahnya pergelaran Pacu Jalur dan Tarian Viral, adalah alasan pertama Marthias begitu bersemangat pergi sendiri ke Riau.

Marthias yang pertama kali mengunjungi Indonesia ini menyebutkan Pacu Jalur ini berbeda atmosfer nya dengan pergelaran Festival di Eropa yang biasa di kunjunginya.

Sorak sorai pengunjung yang bergemuruh, seakan memberi energi yang positif untuk peserta yang sedang bertanding.

Lebih lanjut Marthias menyebutkan, “Warisan Budaya Kuantan Singingi ini terus berinovasi selama ratusan tahun yang lalu, semakin kita jaga dan lestarikan akan semakin boming di mata wisatawan Dunia,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kuansing, Drs. Azhar, MM menyampaikan apresiasinya terhadap Turis mancanegara yang berkunjung ke Kuansing.

“Kehadiran Tamu Asing seperti Marthias ini, menjadi bukti bahwa Pacu Jalur telah menjadi daya Magnet menyedot perhatian Wisatawan asing berkunjung ke Bumi Lancang Kuning yang menjadi saksi tontonan Dunia,” ungkap Azhar.

Azhar menegaskan bahwa, Event kali ini, begitu meledak karena publikasi yang baik antara Media, Konten kreator dan Medsos sehingga Pacu Jalur ini menjadi meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

“Inilah yang harus kita kembangkan dan lestarikan kebudayaan kita ini, sehingga menjadi ikon budaya lokal yang mendunia,” tambah Azhar.

Promosi Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 menjadi faktor menyebabkan para Turis dari Malaysia, Bangladesh, Itali, Spanyol, Amerika, Perancis dan dari Negara lain berdatangan.

Pengalaman berharga bagi Martias, dia menyebutkan bahwa dia melihat satu kerja sama kelompok yang kuat dalam menyatukan kekuatan menjadi Juara di Lomba Pacu Jalur ini.

Marthias berharap Pacu Jalur ini akan terus berevolusi menjadi lebih baik dan tetap mendunia di setiap tahun nya. (**/Am)

Editor : Red